" />

Yushea'S Blog

Selalu berusaha untuk yang terbaik

Di tengah maraknya bahan pangan impor yang berdatangan ke Indonesia, bahan pangan lokal mulai terlupakan dan jarang diminati masyarakat. Padahal bahan pangan lokal memiliki berbagai kelebihan. Selain harganya yang relatif lebih murah, bahan pangan lokal juga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan.

Mengkonsumsi pangan lokal terutama buah dan sayuran asli Indonesia, bukan hanya akan mendapatkan nutrisi yang lebih tinggi, tetapi juga dapat membantu mencegah penyakit degeneratif seperti diabetes, kanker stroke atau pun sakit jantung.

Hal tersebut diungkapkan pakar ilmu gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ahmad Sulaiman pada acara “Nutritalk Jelajah Gizi” yang diselenggarakan Sari Husada di Gunung Kidul, Yogyakarta, Jumat (2/11/2012) lalu.

“Memperbanyak konsumsi buah dan sayur-sayuran lokal sebenarnya dapat dijadikan upaya mencegah penyakit-penyakit tidak menular dan penyakit kronis seperti diabetes, jantung, stroke. Buah-buahan dan sayuran lokal ini dapat melakukan detoksifikasi, mencegah peningkatan kolesterol, dan tentu saja tidak ada racun atau pestisida di dalamnya,” ungkap Ahmad.

Ahmad menegaskan, produk pangan lokal sebenarnya memiliki banyak keunggulan dibanding produk impor. Ia menilai masyarakat saat ini cenderung lebih menyukai produk pangan impor, termasuk buah dan sayuran. Bahkan, membeli bahan pangan impor di supermarket atau mall sudah menjadi gaya hidup.

Tetapi ironisnya, banyak dari mereka yang belum memperhitungkan faktor keamanan dan risikonya bagi kesehatan. “Masih banyak orang tidak peduli dengan keamanan dari pangan impor,” terangnya.

Bahan pangan impor seperti buah dan sayuran, papar Ahmad, mengundang risiko lebih besar bagi kesehatan karena mungkin saja disemprot pestisida dan dilapisi fungisida untuk mencegah pembusukan. Sedangkan produk lokal relatif lebih aman. Penanamannya pun kebanyakan organik, dan tidak diberi zat kimia pengawet.

Selain itu, kata Ahmad yang juga peneliti pada Pusat Studi Hortikultura dan Buah-buahan Tropis IPB, jenis buah dan sayuran lokal lebih beragam dibandingkan pangan impor. Walaupun ketersediaan buah dan sayuran lokal bisa berbeda-beda karena menyesuaikan dengan musimnya.

“Sekarang kita sedang melimpah mangga, sebentar lagi rambutan, lalu dukuh, disusul manggis, lalu sawo. Ada terus setiap musim sehingga kita tidak akan bosan,” papar Ahmad.

Dengan bergantinya musim, kata Ahmad, tubuh manusia juga akan menyesuaikan diri. Kandungan nutrisi dalam buah dan sayuran pun akan berubah dan lebih optimal menyesuaikan dengan musimnya. Alhasil, apabila kita mengonsumsi pangan sesuai musimnya tentu tubuh akan lebih sehat.

“Tuhan memang menyediakan buah-buahan tersebut disesuaikan dengan tubuh dan daya tahan tubuh kita,” ujar Ahmad.

Ahmad menyayangkan, keunggulan pangan lokal seperti buah dan sayuran tidak banyak diketahui oleh masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya peran pemerintah dan media dalam mensosialisasikan keistimewaan pangan lokal.

Ia juga mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat studi epidemiologi tentang konsumsi bahan pangan, baik impor dan lokal, dikaitkan dengan efeknya terhadap kondisi kesehatan dan penyakit. Hal ini penting untuk mengangkat dan lebih meyakinkan lagi tentang pentingnya mengonsumsi pangan lokal bagi upaya perbaikian kualitas kesehatan masyarakat.

Sumber : www.kompas.com

Nah untuk apa ragu lagi, pengen sehat, aman konsumsilah buah dan syuran lokal yang sudah kita ketahui sehatnya. Produk dalam negeri jauh lebih sehat dari pada produk negara lain yang kita tidak tau penanganan pasca panennya, dan belum tau juga itu buah kapan dipanen. Pastikan produk ang anda beli adalah produkA SLI Indonesia, wujudkan kemandirian pangan dengan mengkonsumsi produk nasional.

-I LOVE INDONESIA, AKU CINTA BUAH DAN SAYURAN NUSANTARA-

SUMBER, (PRLM).- Ditargetkan dalam waktu dua tahun sebanyak 22 Pabrik Gula (PG) milik negara di berbagai daerah yang sudah tua dan kurang efektif akan segera direvitalisasi agar kondisi pergulaan nasional bisa jauh lebih baik.

“Pembaharuan manajamen dan pembaharuan mesin jauh lebih penting, di samping perawatan agar pergulaan nasional lebih baik,” kata Menteri BUMN, Dahlan Iskan saat berkunjung ke PG. Sindanglaut, Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jumat (1/6/12) siang.

Menurut Dahlan, tahun 2011, dari 52 pabrik gula milik BUMN, sebanyak 50 persennya atau sekitar 22 buah di antaranya dalam keadaan jelek atau bermasalah. Oleh karenanya, pada tahun ini sebanyak 12 PG dari 22 pabrik gula yang jelek tersebut harus lebih baik, termasuk PG Sindanglaut.

Pada kesempatan itu, Menteri BUMN meninjau mesin pabrik yang tengah memulai giling tebu perdana.

Setelah melakukan peninjauan PG, bos Grup Jawa Pos tersebut melakukan dialog dengn para petani tebu yang dipandu Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jawa Barat, H. Anwar Asmali. Dalam kesempatan itu, Dahlan menyatakan, revitalisasi itu harus dilakukan, baik diminta ataupun tidak diminta. Hal utama yang harus direvitalisasi terlebih dahulu adalah manajemen pabrik.

“Manajemen pabrik selama ini masih dijalankan kurang baik dan tidak disiplin,” katanya.

Diakuinya, selama kondisi itu tidak diperbaiki, maka revitalisasi pabrik gula tidak akan membawa perbaikan. Apabila pabrik baru dikabulkan tetapi manajemennya buruk tentu tetap akan hancur. Dijelaskan, sebenarnya, meskipun pabrik lama namun, dijalankan dengan manajemen yang baik, maka hasilnya akan bagus. Oleh karenanya, program utama yaitu perbaikan manajemen untuk meningkatkan kepercayaan petani terhadap pabrik gula.

“Dengan kepercayaan tersebut, maka petani akan terdorong untuk melakukan penanaman yang baik dan menentukan masa tebang secara matang,” ungkap Dahlan.

Di samping itu, petani akan mengirimkan tebu yang bersih dan segar ke pabrik gula. Sebaliknya, pabrik gula juga harus terbuka ke petani tentang rendemen. Karena itu, Dahlan meminta, penghitungan rendemen tidak dilakukan secara keseluruhan dari semua tebu yang disetorkan petani. Namun, rendemen tersebut harus dihitung per truk ataupun per lori. Dengan demikian, petani yang menjalankan sistem tanam dengan baik bisa memperoleh hasil yang lebih banyak.

Dahlan optimistis akan mampu meningkatkan produksi gula. Dengan demikian, Indonesia bisa memenuhi kebutuhan gula dalam negeri dan terbebas dari impor gula.

Sementara itu, Anwar Asmali berharap komitmen Menteri BUMN selaras dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Artinya, ada jaminan bahwa pabrik gula berfungsi secara baik sehingga tebu milik petani yang digiling dapat menghasilkan.

Anwar mengakui selama ini petani tebu dihadapkan kepada masalah rendemen yang turun. Berbeda dengan pabrik gula yang ada di Lampung rendemennya tinggi karena pabrik gulanya baru. Solusinya perlu dibangun pabrik gula baru di pabrik gula lama. “Saya setuju sekali manajemennya dibenahi terlebih dahulu,” ungkap Anwar. (A-146/A-108).

Sumber :kickdahlan.wordpress.com

” Rasulullah berkata : Janganlah kamu menilai seseorang dari rajinnya dia beribadah, shalat maupun dzikirnya, melainkan dari cara dia bertutur kata dan cara dia menepati janjinya.”

Berdasarkan hadist rasulullah di atas maka ada dua hal yang dapat kita pelajari dan ambil hikmahnya yaitu :

1. JANGANLAH MENILAI SESEORANG DARI RAJINNYA DIA BERIBADAH. Dari zaman Rasulullah sampai sekarang sudah banyak orang yang kelihatannya rajin shalat, rajin berdzikir, rajin bersedekah, dan rajin – rajin lainnya, tapi ternyata tingkah lakunya tidak dapat dipercaya dan malah sering merugikan orang di sekitarnya. Kenapa begitu…Karena proses beribadah kita orang Muslim bukan untuk diperlihatkan, bukan untuk dipamerkan, dan juga bukan untuk cari muka (ini loh aku…). Kita beribadah HANYA untuk Allah dan CUKUP HANYA Allah lah yang tahu. Semoga Allah SWT selalu melindungi hati kita dari sifat riya dan syirik… Amiin.
2. NILAILAH SESEORANG ITU DARI CARA DIA BERTUTUR KATA DAN CARA DIA MENEPATI JANJINYA. Nah ini dia cara yang jitu dan selalu saya gunakan untuk menilai kualitas seorang. Ini sudah terbukti dan boleh teman -teman buktikan sendiri. Inilah salah satu kelebihan rasulullah, perkataan beliau selalu singkat, padat, dan jelas, serta penuh dengan makna. Kalau poin yang pertama itu tentang hubungan antar manusia dengan penciptanya hubungan vertikal), maka poin yang kedua ini tentang hubungan dengan sesama manusia (hubungan horizontal). Jadi kalau kita mau menilai seseorang maka nilai lah dari cara dia bertutur kata, karena orang yang bisa dipercaya mempunyai tutur kata yang lembut, tidak grasa grusu (buru-buru), tidak menjelek-jelekkan orang lain, tidak membingungkan, dan tidak bersifat menjilat/merayu. Setelah itu lihatlah dari cara dia menepati apa yang sudah pernah dia bicarakan dan dia janjikan. Orang yang bisa dipercaya akan selalu berusaha menepati janjinya walaupun terkadang gagal tapi yang penting ada usahanya untuk menepati janji tersebut (maklum…manusia memang tempatnya salah hehehe…).

Semoga apa yang kita bahas hari ini dapat berguna buat teman – teman terutama buat diri saya sendiri. Marilah kita menjadikan Rasulullah sebagai teladan kita dalam pergaulan hidaup kita sehari -hari baik terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia…Amin

Ketersediaan benih kita cukup jauh dari negara lain, hasil stadium general Kapita Selekta Tanaman Pertanian di Ruang Kuliah A, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Indonesia merupkan negara agraris hampir kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani. kita kita di hadapkan dengan perkmbangan zaman yang berteknologi tinggi. Dinegara lain sudah banyak menerapkan teknologi terbarunya, gimana dengan negara kita?. Pertanian menjadi sentral pada semua negara sebagai sumber pendapatan negara, gimana dengan negara kita? Indonesia memang hampir sepenuhnya adalah bermata pencaharian sebagai petani, tapi hasil yang didapatkan masih tergolong rendah. kurangnya penerapan teknologi tepat guna yang bisa diajarkan pada petani negara kita. SDM yang terbatas pada petani kita menjadi kendala juga dalam mengimbangi kemajuan teknologi negara lain.

http://www.weemore.com

Indonesia memiliki kemampuan dalam hal dunia pertanian. Kini Indonesia diakui dalam sertifikasi benih, itu artinya benih yang dikeluarkan dari Indonesia diakui oleh negara-negara lain. Dan benih yang di Impor dari negara lain Indonesia berhak mensertifikasi dengan menyesuaikan Agroklimat yang berada di Indonesia. Sungguh luar biasa memang tapi satu yang menjadi poin penting adalah ketersediaan benih. ketersediaan dan penyediaan benih negara kita masih tegolong lamban. Kita lihat negara tetangga misal. Thailan yang berpedoman pada pertanian. Thailan dapat memproduksi benih hibrida hingga 90% dari tanaman yang dikembangkan. sedangkan negara kita hanya 50% benih hibrida hasil penangkaran. hasl ini sangat memprihatinkan, bagaimana meningkatkan produktivitas jika persediaan benih masing kurang begini?

Benih adalah kunci utama kesuksesan budidaya tanaman. Produksi dan produktivitas sangat dipengaruhi dengan ketersediaan benih unggul nasional. Banyak perusahaan di Indonesia yang sudah menerapkan teknologi barunya, Misal perusahaan yang sudah memiliki sertifikat jaminan mutu adalah: PT. Dupon Indonesia, PT Branitha Sandhini, PT. Bisi Internasional, PT. East West Seed Indonesia, PT. Sang Hyang Seri, BPPTP Sukamandi, PT. Jagung Hibrida Sulawesi, PT. Agri Makmur Pertiwi, dan PT. Benih Citra Asia. Itulah 9 perusahaan benih di Indonesia yang sudah memiliki sertifikat jaminan mutu, sehingga benih yang di produksi dari perusahaan tersebut layak sebagai bahan tanam tanaman budidaya.

Indonesia harus mampu menyediakan benih-benih berkualitas dalam upaya peningkatan produktivitas Nasional. Swasembada akan dapat dicapai jika adanya kekompakan atara pemerintah dan petani. Subsidi yang tepat dapat langsung dirasakan petani. kini petani hanya menggunakan benig hasil penagkaran sendiri yang sudah tidak jelas tetua dari tanaman tersebut, banyak sekali dijumpai hal seperti ini. Benih hibrida sangat menjanjikan dengan program pemerintah dalam upaya capai swasembada di tahun 2014. Kebiasaan pertani yang serba instan dapat di rubah dengan penekanan pada penyuluh pertanian untuk memberikan teknologi-teknologi terbaru yang dapat diterapkan petani kita di Indonesia.

Salam pertanian Indonesia, Kejayaan Pertanian Kita tergantung pada Petani kita, Kejayaan Petani kita tergantung perhatian pemerintah pada dunia pertanian kita. Semoga makin jaya Indonesiaku……

Rizal Mahdi Kurniawan
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor
Dept.Agronomi dan Hortikultura
blog: rizalm09.student.ipb.ac.id

Aku Cinta Buah Nusantara

Buah Nusantara???
Ya kini buah Nusantara santer banyak dibicarakan oleh banyak masyarakat Indonesia, banyak upaya dalam mengangkat buah lokal Nasional mulai dari kampaye makan buah lokal bareng, menanam buah lokal, dan memberi buah lokal. Memang benar bahwasannya buah lokal jauh lebih sehat dari buah impor. Buah lokal minim dengan pestisida, berbeda dengan buah umpor. Buah impor yang datang di Indonesia merupakan buah tidak segar yang sudah diawetkan dengan lilin untuk mencegah pematangan buah, buah dapat tahan hingga 2 tahun. Berbeda dengan buah lokal yang hanya hitungan harisudah terlihat busuk atau tidak. hal ini jangan kawatir teman pilih saja buah yang tidak tahan lama seperti buah lokal, itu menandakan buah lokal tanpa ada lapisan lilin dan bahan pengawet yang berlebihan. Disamping jauh lebih sehat buah lokal juga harganya terjangkau, dapat dinikmati semua kalangan. banyak jenisnya buah lokal nusantara dan manfaatnya, kini saya akan memperlihatkan readers semua untuk membaca kumpulan buah lokal dan manfaatnya, berikut laporannya:)

Buah SAWO

Sawo Buah Lokal

Sawo matang adalah salah satu jenis warna kulit yang biasa diberikan bagi yang memiliki kulit sedikit gelap. Hal ini tidak mengherankan karena kulit dan daging buah sawo berwarna cokelat dengan rasa yang sangat manis. Kaya akan karbohidrat karena 20% bagiannya terdiri dari gula. Sawo mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C dan kandungan potasium yang tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

Buah Kesemek

Kesemek Buah Lokal

Kesemek merupakan buah yang seperti memakai bedak, karena pada bagian kulitnya terdapat bagian putih yang seperti bedak. Dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi karena mengandung fluoride serta berguna untuk menjaga kesehatan gusi dan mulut.

Buah Jeruk Bali

Jeruk Buah Lokal

Jeruk bali memiliki kulit yang tebal dan seperti spons. Bentuknya seperti jeruk, tetapi dalam ukuran yang lebih besar dan berwarna putih atau merah muda. Flavonoid, pektin dan likopen merupakan senyawa yang terdapat di dalamnya. Berfungsi untuk menurunkan kolesterol, mencegah anemia dan mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kulit dari jeruk bali bisa dibuat menjadi berbagai kerajinan yang menarik.

Buah Jambu Air

Jambu Air Buah Lokal

Jambu air dengan warna merah atau hijau yang khas. Buah ini banyak mengandung air. Buah yang langsung dimakan dengan kulitnya ini memiliki kandungan vitamin A, C, kalsium dan protein. Manfaatnya untuk menjaga kelembapan kulit dan serat untuk pencernaan.

Buah Jambu Biji Merah

Jambu Biji Merah Buah Lokal

Jambu biji merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi selain kandungan kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A dan B1. Sebaiknya memakan buah ini beserta kulitnya karena pada daging dekat kulit yang mengandung vitamin C paling banyak.

Buah Duku

Duku Buah Lokal

Duku merupakan buah dengan bentuk bulat kecil dan memiliki daging buah yang cenderung bening. Memiliki banyak mineral seperti kalsium, fosfor dan zat besi. Berguna untuk sistem pencernaan dan mengobati diare.
Duku merupakan buah dengan bentuk bulat kecil dan memiliki daging buah yang cenderung bening. Memiliki banyak mineral seperti kalsium, fosfor dan zat besi. Berguna untuk sistem pencernaan dan mengobati diare.

Buah Belimbing

Belimbing Buah Lokal

Starfruit adalah namanya dalam bahasa Inggris. Buah belimbing ini memang berbentuk bintang dengan lima sudut. Kandungan vitamin E di dalamnya bermanfaat untuk kecantikan kulit. Buah ini juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Buah Manggis

Manggis Buah Lokal

Tebak-tebak buah manggis. Buah ini memang sering dijadikan bahan tebak-tebakan untuk menebak jumlah isi di dalamnya. Walaupun kulitnya berwarna hitam, tetapi dagingnya berwarna putih dan memiliki manfaat yang besar karena kandungan antioksidan, antibiotik dan antivirus yang tinggi. Buah ini dapat meredakan kelelahan dan mengatasi masalah vertigo.

Buah Sirsak

Sirsak Buah Lokal

Sirsak biasa dimakan dengan ditambahkan gula, sirop atau dibuat jus. Kulitnya berwarna hijau dan daging berwarna putih. Manfaatnya sebagai pengatur kadar gula dalam darah dan melawan bakteri dalam tubuh.

Buah Salak

Salak Buah Lokal

Salak pondoh merupakan jenis salak di Indonesia yang dikenal memiliki kualitas yang paling baik. Rasanya yang manis dan garing membuat buah ini cukup disukai. Buah bersisik coklat ini dapat meringankan buang-buang air yang terus menerus. Hal ini juga yang hendaknya membuat Anda tidak terlalu banyak mengkonsumsinya, karena bisa-bisa Anda jadi sulit untuk buang air.

Buah Rambutan

Rambutan Buah Lokal

Buah rambutan dengan ciri khas memiliki rambut dapat ditemui dengan mudah pada musimnya. Buahnya yang berwarna putih manis disukai anak-anak sampai orang dewasa. Kandungan antioksidan pada dagingnya sangat besar, sehingga baik untuk kesehatan. Salah satu yang memiliki rasa yang nikmat adalah rambutan rapiah.

Buah Nanas

Nanas Buah Lokal

Daging buah nanas berwarna kuning dengan rasa asam manis, menjadi salah satu buah favorit dalam rujak. Manfaat dari nanas antara lain dapat membantu masalah pada penyempitan pembuluh darah yang tertutup lemak, membantu pencernaan dan berguna untuk Anda yang sedang diet.

Buah Pepaya

Pepaya Buah Lokal


Buah pepaya memiliki daging berwarna oranye dan berbiji hitam bulat-bulat kecil. Betakaroten merupakan kandungan gizi yang tertinggi di dalamnya. Buah ini juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Buah Mangga

Mangga Buah Lokal

Salah satu buah yang banyak disukai yaitu mangga. Buah yang masih muda biasa diidamkan wanita hamil karena rasanya yang asam. Tetapi, jika telah matang, dagingnya yang berwarna kuning akan terasa manis karena kandungan gula yang cukup tinggi. Bermanfaat untuk kesehatan kulit dan mengendalikan tekanan darah.

Nah dah pada tahukan boss begitu banyak manfaatnya buah lokal kita? jadi jangan ragu lagi selain sehat buah kita juga segar tanpa penyimpanan jangka panjang boss. Di rumah sendiri aja ada buah segar dan sehat kenapa harus beli buah impor yang tidak sehat dan mahal, ya gak?????????????

Sumber:
kumpulan.info
rizalm09.student.ipb.ac.id